Posted by gio akram Minggu, 21 April 2013 0 komentar

Inti ekonomi publik adalah ilmu yang mempelajari pengaruh atau campur tangan pemerintah atau Negara dalam kehidupan ekonomi. Ekonomipublik adalah satu bagian atau subsistem ilmu ekonomi, maka prinsip-prinsip atau hokum dalam ilmu ekonomi pada umumnya juga berlaku dalam ekonomi publik, meskipun terdapat pengecualian dan pengkhususan .

Ilmu adalah suatu penjelasan atau studi yang menggunakan metode dan sistematika tertentu. Metode tersebut digunakan baik dalam pendekatan maupun dalam analisisnya. Sistematika adalah urutan dalam menggadakan penjelasa atau analisisnya.   

Ilmu keungan Negara, intinya adalah ilmu yang mempelajari penerimaan dan penjualan Negara, sedangkan ekonomi publik mempelajari segala kegiatan pemerintah dalam mempengaruhi kegiatan atau kehidupan ekonomi masyarakat segala macam kegiatan pemerintah akan Nampak dalam penerimaan dan pengeluaran Negara. Subject matters Ilmu Keungan Negara sama dengan subject matters ekonomi publik.
prinsip-prinsip ekonomi yang bersifat universal seperti prinsip efisiensi dan
aktivitas, law  of' diminishing return, elastisitas dan lain-lain juga berlaku dalam ekonomi publik, pengkhususan dan pengecualian terletak pada kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, misalnya harus berdasarkan, hokum (lebih-lebih Indonesia adalah suatu negara hukum), teori atau prinsip-prinsip pajak ideal, hokum Wanner dan lain-lain. Kebijakan ekonomi bisa saja berdasarkan pada teori-teori ekonomi yang ada (bahkan teori- teori tersebut masi dipertanyakan) namun kebijakan-kebijakan tersebut juga dipengaruhi o1eh moral, etika dan kepercayaan ideologis.
Teori-teori ekonomi alternatif dapat juga diilhami dengan komposisl moral terkait dengan peraturan dan tanggung jawab pada pemerintah setempat dan juga tanggung jawab terhadap diri mereka sendiri. Arah bidang proposisi yang berbeda tersebut akan membedakan pengertian dari sektor publik dari sector swasta yang ada.
Dalam ilmu ekonomi, barang publik yang baik adalah non-bersaing dan non-dipisahkan. Dalam ekonomi, barang publik Suatu yang baik adalah yang non-bersaing dan tidak dipisahkan. Non-persaingan berarti bahwa konsumsi yang baik dengan satu orang tidak mengurangi ketersediaan yang baik untuk dikonsumsi oleh orang lain, dan non-excludability tidak ada yang dapat secara efektif dikecualikan dari penggunaan yang baik. Dalam dunia nyata, mungkin tidak ada yang namanya yang benar-benar non-disaingi dan non-dipisahkan baik, tetapi ekonom berpikir bahwa beberapa perkiraan barang konsep cukup dekat untuk analisis akan bermanfaat secara ekonomis. Non-persaingan Bahwa berarti konsumsi yang baik dengan satu orang tidak Mengurangi ketersediaan yang baik untuk dikonsumsi oleh orang lain, dan non-excludability tidak ada yang dapat secara efektif dikecualikan dari penggunaan yang baik. Dalam dunia nyata, mungkin ada ada yang namanya yang benar-benar tidak disaingi dan non-dipisahkan baik, tetapi ekonom Berpikir Bahwa barang Mendekati Beberapa konsep cukup dekat untuk analisis akan bermanfaat secara ekonomis.
Misalnya, jika satu individu dilihat seorang dokter ada kurang satu kunjungan dokter bagi orang lain, dan mungkin untuk mengecualikan orang lain dari mengunjungi dokter, melainkan sebuah menyaingi dan dipisahkan baik swasta. Misalnya, Jika dilihat seorang individu satu dokter ada kurang satu kunjungan dokter bagi orang lain, dan mungkin untuk mengecualikan orang lain Mengunjungi dari dokter, melainkan sebuah menyaingi dan swasta baik dipisahkan. Sebaliknya, menghirup udara tidak secara signifikan mengurangi jumlah udara yang tersedia bagi orang lain, atau orang-orang secara efektif dapat dikecualikan dari menggunakan udara. Sebaliknya, tidak menghirup udara Mengurangi secara signifikan jumlah udara yang Tersedia bagi orang lain, atau orang-orang secara efektif dapat dikecualikan dari Menggunakan udara. Hal ini membuat publik, tapi satu yang secara ekonomis sepele, seperti udara adalah gratis baik. Hal ini membuat publik, tapi satu yang secara ekonomis sepele, seperti udara gratis adalah baik. Yang kurang lurus-maju contoh adalah pertukaran file musik MP3 di internet: penggunaan file-file ini oleh seseorang tidak membatasi penggunaan oleh orang lain dan hanya ada sedikit kontrol yang efektif atas pertukaran file musik ini dan file foto . Yang kurang lurus-maju adalah contoh Pertukaran file MP3 musik di internet: penggunaan file-file ini oleh seseorang tidak membatasi penggunaan oleh orang lain dan hanya ada sedikit kontrol yang efektif atas Pertukaran file musik ini dan file foto. 

A.    Efisiensi Konsumen Dan Efisiensi Produsen

Baran-barang swasta, yaitu. barang yang dapat disediakan melalui sistem pasar dapat menyebutkan alokasi sumber-sumber ekonomi secara efisian. Dalam makalah ini akan dibahas mengenal efsiensi alokasi sumber-sumber ekonomi dalam perekonomian yang menggunakan sistem pasar tanpa adanya campur tangan pemerintah. Dalam pembahasan ini analisi dibagi menjadi dua, yaitu efisiensi konsumen dan efisiensi produsen. Jadi kita anggap bahwa masyarakat dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu golongan konsumen dan golongan produsen.
Dalam perekonomian yang meggunakan sistem pasar, harga barang dan jasa, upah dan sebagainya ditentukan oleh permitiman dan penawaran. Dalam sistem perekonomian pasar yang sempurna, harga-harga merupakan data, yang berarti tidak ada satu pihak pun, baik produsen maupun konsumen secara sendiri-sendiri dapat mempengaruhi harga. Hal ini disebabkan oleh karena dalam sistem pasar persaingan sempurna, seorang pengusaha ataupun pembeli hanya merupakan sebagia yang sangat kecil sehigga peranannya menjadi tidak berarti. Bagi seorang konsumen, permintaan akan suatu barang hanya merupakan sebagian kecil dibandingkan dengan permintaan seluruh konsumen, sehingga la tidak dapat mempengaruhi tingkat harga suatu barang dengan merubah permintaannya akan barang tersebut, walaupun konsumen secara berkelompok dapat mempengaruhi tingkat harga. Dalam analisa efisiensi konsumen, ada beberapa asumsi yang digunakan untuk mempermudah analisi, yaitu.
1.      Dalam masyakat hanya ada 2 orang konsumen, A dan B.
2.      Hanya ada dua barang swasta yang bersedia, makanan dan pakaian
3.      Distribusi pendapatan sudah tertentu

Setiap konsumen, dalam menentukan berapa jumlah barang yang diminta sanggat dipengaruhi oleh harga barang-barang tersebut dan tingakat pendapatan


Makanan Diagram 1 Keseimbangan Konsumen
 

B.    Efisiensi Produsen

Untuk menganalisis efisiensi produksi analisa pareto dapat pula dipergunakan. kita anggap bahwa dalam perekonomian hanya terdapat dua orang produsen yang menghasilkan dua jenis barang (X dan Y), serta hanya menggunakan dua jenis factor produksi variable sedangkan pada diagram 2.5.b. tenaga kerja yang merupkan factor variable.
HFT menunjukkan hasil produksi apabila produsen menggunakan tambahan satu factor dengan asumsi penggunaan factor produksi lainnya tidak berubah, adanya factor produksi yang sifatnya tetap ini menunjukkan bahwa HFT merupakan suatu analisis jangka pendek. Diagram 2.7 menunjukkan kurva produksi sama (KPS = iqount) yaitu tempat kedudukan dari kombinsasi pwnggunaan tanah dan tenaga kerja.
 Diagram 2 Kurva-kurva kemungkinan konsumen besar (KKB ; Grand Utility Possibility Curva)

Tingkat produksi II, pada Diagram 2.6 dapat dicapai dengan menggunakan tanah sebanyak T1.   Unit dan tenaga kerja sebanyak B, yang ditunjukkan oleh titik K pada diagram 2.7 akan tetapi pada diagram dapat pula diketahui bahwa tingkat produksi II1. Tidak hanya dapat dicapai dengan kombinasi tenaga dan tanah sebanyak T1.B1, tetapi juga dengan kombinasi T2
Dan B2, T3, dan B3. Jumlah tenaga yang digunakan dan tingkat produksi yang dicapai yang ditentukan  oleh besarnya dana yang tersedia, harga dari tanah dan upah tenaga.
Fungsi pemerintah menurut Adam Smit
1.      Fungsi Peradilan
2.      Fungsi Keamanan
3.      Fungsi Pekerjaan umum
Tujuan yang hendak dicapai menetukan arah setiap kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang didasarka oleh prinsip-prinsip rasional. Suatu kegiatan termasuk ekonomi akan dilakukan dengan penuh gairah apabila didorong  oleh motivasi tertentu.
Tujuan dalam masyarakat intinya ada dua macam yaitu tujuan yang merupakan penjumlahan tujuan perorangan yang dinamakan tujuan bersama dan tujuan masyarakat yang terpisah dengan tujuan perorangan yang dinamakan tujuan kolektif
Tujaun bersama dan tujuan kolektoif masyarakat dalam masyarakat yang kebudayaannya telah berkembang dan mengakar dapat dijumpai dalam cerita-cerita rakyat, kesenian dan kebudayaan pada umumnya.
Tujuan yang lebih spesifik tercantum dalam aspek kebijaksanaan berbagai ilmu social termasuk ilmu politik, ilmu hokum, dan ilmu ekonomi. Dalam kebijakasaan ekonomi termasuk didalamnya kebijaksanaan Ekonomi Publik, semua tujau –tujuan masyarakat telah tercermin dalam trilogi kebijajksanaan yaitu tujuan
  • Alokasi
  • Distribusi
  • Stabilisasi
Tujuan merupakan salah satu unsure kebijaksaan ekonomi disamping subjek, objek, instrument waktu dan daerah atau tujuan. Mempelajari teori-teori tahap pertumbuhan ekonomi dalam Ekonomi Sosial sangat berfaedah dalam mempelajari motivasi ekonomi yang sangat diperlukan dalam mecapai trilogy kebijaksanaan Ekonomi Publik.
Dalam mencapai berbagai tujuan atau subtujuan dapat bersifat saling tabrakan atau konflikbtetapi dapat pula bersifat saling membantu atau komplementer. Apabila sarana atau masukan untuk mencapai berbagai tujuan tersebut sama dan dalam keadaan langka maka akan menimbulkan konflik. Apabila terjadi konflik, maka harus dilaksanakan prioritas dan atau mencari titik optimalitas ongkos alternative yang berlangsung dikorbankan adalah the next best.
Apabia sarana atau masukan yang digunakan dalam berbagai tujuan belum dalam keadaan langka dan produksinya bersifat saling membutuhlkan atau saling memberikan maka akan menimbulkan komplementaritas atau saling melengkapi.

Daftar Pusataka

  • Diktat : Drs Roike. I.J Pangkey, MS. DEA
  • http://one.indokripsi.com/ekonomi
  • www.wikipedia_ekonomi.htm


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Teori ekonomi dan konsep ekonomi publik
Ditulis oleh gio akram
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://gioakram13.blogspot.com/2013/04/teori-ekonomi-dan-konsep-ekonomi-publik.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Design By Belajar SEO dan Blog | Copyright of Belajar